Badiuzzaman, Cahaya Cendekia Turki

REPUBLIKA.CO.ID,Badiuzzaman Said Nursi tidak bisa dipisahkan dari gemilangnya cahaya Turki hari ini, setelah rezim Attaturk yang begitu kelabu. Tinggal di Kekaisaran Ottoman pada akhir abad ke-19, Badiuzzaman Said Nursi terus berjuang untuk memberi pencerahan pada masyarakat Turki. Ia bergerak di atas dua pilar; sains dan agama. Onislam.net melansir bahwa Badiuzzaman mulai menulis karyanya yang paling…

Said Nursi, Ulama dan Pemikir Agung dari Turki (5-habis)

REPUBLIKA.CO.ID, Ia hanya ingin menyelamatkan iman dan Islam masyarakat Turki. Selama tinggal di Kastamonu, usai dibebaskan dari penjara Eskisehir, Nursi melanjutkan penulisan Risalah Nur. Pada periode ini, ia selalu berkoresponden dengan para muridnya secara rahasia. Surat-suratnya disalin dan disebarkan ke berbagai kampung, desa, dan kota-kota sekitar Kastamonu. Aktivitas menyalin pun tumbuh dan berkembang. Di antara…

Said Nursi, Ulama dan Pemikir Agung dari Turki (4)

REPUBLIKA.CO.ID, Said Nursi mengalami transformasi spiritual yang menyebabkannya berubah dari Said Qadim ke Said Jadid. Setelah pulang ke Istanbul, Nursi diangkat menjadi anggota Darul Hikmah al-Islamiyah. Pengangkatan itu dilakukan tanpa sepengetahuannya. Pengangkatan itu dilakukan sebagai penghargaan kepada Said Nursi. Darul Hikmah beranggotakan para ulama terkemuka. Ia pun mengalami transformasi spiritual yang menyebabkannya berubah dari Said…

Said Nursi, Ulama dan Pemikir Agung dari Turki (3)

REPUBLIKA.CO.ID, Said Nursi tidak puas dengan sistem pendidikan yang ada di Turki Usmani. Pada 1907, ia berangkat ke Istanbul untuk menyampaikan usulan kepada pemerintah agar mendirikan Universitas Zahra yang memadukan sains dan iptek dengan agama. Sayangnya, impiannya itu tak tercapai karena keburu pecahnya Perang Dunia I dan kondisi Turki Usmani yang tidak stabil. Ketika konstitusi…

Said Nursi, Ulama dan Pemikir Agung dari Turki (2)

REPUBLIKA.CO.ID, Sukran Vahide membagi kehidupan Said Nursi menjadi tiga periode. Periode pertama adalah Said Qadim (Said Lama). Periode ini dimulai dari kelahirannya sampai tahun 1920 ketika terjadi transformasi spiritual dalam diri Said Nursi. Nursi sendiri menamainya sebagai Said Qadim. Periode kedua kehidupannya disebut Said Jadid (Said Baru). Periode itu berlangsung sejak 1920 sampai dengan 1950.…